14.3.12

Book Review : Hate You Love You by Delia Angela

Saat Cinta Datang, Maka Gapailah


Judul : Hate You Love You
Penulis : Delia Angela
Penerbit : Media Pressindo
Tahun Terbit : 2012
Genre: Fiksi, Romance, Young-Adult
Harga: Rp28500
Halaman : 222
Rating : 3/5


Sinopsis :
Ernes, seorang resepsionis di sebuah hotel berbintang 3, tidak menyangka bahwa hidupnya akan berubah saat ia bertemu dengan si pemilik hotel, Rico Tandra Linardy. Big boss yang sebelumnya membuat hatinya berdesir dan bermimpi untuk dijadikan pacar, berubah 180 derajat saat ia mengetahui bahwa sikap Rico itu sangat bossy, terutama Ernes yang sering disuruh-suruh oleh Rico. Tak sampai disitu saja kisah Ernes, ia pun kemudian dijadikan pacar gadungan oleh Rico karena orang tua Rico akan datang ke Pontianak. Rico ingin agar mamanya bahagia melihat ia sudah punya pacar. Hari-hari yang mereka lalui tidak seromantis orang berpacaran, karena Ernes merasa sengsara saat ia bersama Rico. Ia merasa bahwa ia mencintai Ray, dan membuatnya merasa bersalah kepada Ray.

Kemudian, Ray pun menyatakan perasaannya, dan di saat itu pula Rico datang dan merenggut Ernes dari Ray dan 'memaksa' Ernes untuk menjadi pacarnya. Ernes saat itu merasa bahagia, namun ia pun sedih karena itu bukan pernyataan cinta yang ia impikan. Pada akhirnya Ernes pun menjadi pacar Rico.

kebahagiaan Ernes tak berlangsung lama, saat seseorang misterius terus menerornya untuk menjauhi Rico. Sampai pada suatu kejadian yang membuat Ernes terpaksa harus pergi meninggalkan Rico, pergi ke luar kota dan mengganti namanya. Ia, yakin bahwa meninggalkan Rico saat itu merupakan satu-satunya jalan terbaik, tanpa pamit, tanpa penjelasan.

Review :

Menurut saya, tema yang diakan cukup menarik, pekerjaan di hotel dan kemudian pengelolaan cafe. namun sayang, hal ini tidak dijelaskan lebih mendetail, hanya sebagai latar belakang dari para tokoh saja. dan sejak awal, penulis pun sudah menekankan bahwa cerita ini seperti sinetron saja (pada perkataan Ernes di dalam novel), namun yah, memang seperti sinetron, penuh hal-hal khayalan yang kurang logis, tapi di situ letak kelebihannya. Saya suka saat penulis berimajinasi, tidak melulu soal kenyataan. banyak orang sudah capek bertemu dengan kenyataan dan membutuhkan imajinasi untuk beristirahat (ups! curcol. hehe)

Tapi seperti kata pepatah, tak ada gading yang tak retak. Menurut saya, saat cerita sudah mengalir dengan baik, tidak seharusnya diganggu dengan salah ketik nama tokoh maupun penggunaan tanda baca yang tidak pada tempatnya. penggunaan kata seru yag berlebihan dalam novel ini berhasil membuat saya membayangkan semua tokoh di novel ini suka berteriak-teriakan. dan juga, banyak hal yang seharusnya dibuat menyambung, malah terputus begitu saja dan dilanjutkan dengan kisah baru. yang sebelumnya ditinggal begitu saja, kabur, tanpa ada penjelasan lanjutan. menurut saya, novel ini butuh detail yang lebih lengkap, sehingga lebih mengerti saja jadinya.

well, kekurangan sudah, kelebihan lagi ya. hehehe.
menurut saya, buku ini baik dibaca untuk selingan karena lumayan ringan dan tipis (222 halaman itu masih tipis??!!)

dan dibalik semua kekurangan itu, buku ini masih menyimpan kelebihan lain, yaitu membuat saya terserang deg-degan mulu sepanjang ceritanya! terutama bagian Rico yang bersikap romantis kepada Ernes! Unyu sekali mereka X3



PS : review ini bisa dilihat juga di http://www.goodreads.com/review/show/290109785

No comments:

Post a Comment