29.8.11

Journal 8 : Today is Monday, Waktunya Meracau

“Yesterday is history, tomorrow is a mystery, today is a gift of God, which is why we call it the present.” —Bill Keane


Mood : Hungry

Mommy, I wanna eat nowwwww~~~
Yaaaa, finally we are in holiday now, which is Lebaran, Happy Lebaran Day for all Muslim all over the world~~ *bagi ketupat dongggg~~~ #puppy eyes *

Haaaa, apakah siang yang panas ini harus diwarnai dengan aksi "anarkis" adikku terhadapku? Tentu tidak. Lebih baik saya jauhi saja dia, dan mungkin saya perlu jadi psikolog supaya bisa menyembuhkan gangguan dalam dirinya. Saya jahat kan? Tentu. Kureomnyo~
Tidak ada yang lebih jahat dibanding saya.

Ughhhh, dalam keadaan lapar saya malah menulis. Menahan lapar dengan tidak mudah. Maaf, saya emang bukan muslim, dan maaf bukan menggoda supaya kalian batal. hehehe

  • apakah Anda tahu mengapa saya menulis journal di blog?
Karena saya adalah seorang pelupa.
  • Mengapa menulis saat siang?
Karena pada malam hari, memori sudah over limit, jadi langsung dihapus dan ta-da~ lupa akan semua kejadian yang terjadi saat siang hari dan sebelum tidur.

obrolan gak penting di hari Senin siang.


Siapa aku dan siapa kau itu penting. Shakespeare salah, mengenai apa arti sebuah nama. Nama adalah pemberian orang tua dan tentunya itu berarti. Mungkin kalo Shakespeare namanya bukan "Shakespeare", mungkin orang tidak akan mengenalnya sebagai penulis naskah teater dan drama terbesar sepanjang abad. #meracau

Kenapa tidak ada yang pernah mengerti saya? Bahkan sudah dijelaskan pun tidak pernah mau mengerti. Sepertinya "ibu" salah memberi nasihat, atau memang "mereka" yang tidak pernah mau mencoba mengerti? Apa jawaban dari itu semua?

and I know I'll be happy if I leave them all. behind

No comments:

Post a Comment