31.8.11

Journal 9 : Anonymous

Mood : surammmmm... -_______________-


Why my not-like-list become sooooo long. Now, I really don't like anonymous!
Why a person wanna become an anonymous??? I don't know. I just think that's annoying to be asked by a person we don't know.

We must be grateful because we were given a name by our parents so no one would ever call us "Anon"


PS : don't be mad, don't blame, sometimes I have to speak what's on my mind so it won't blast out like a firework (katy perry, huh?) :D

PS (2) : cough and flu are the WORST combination!!!! take so many medicine!! it tastes bitter, not sweet. Keep your body health, or else will come to attack you (huh?)

29.8.11

Journal 8 : Today is Monday, Waktunya Meracau

“Yesterday is history, tomorrow is a mystery, today is a gift of God, which is why we call it the present.” —Bill Keane


Mood : Hungry

Mommy, I wanna eat nowwwww~~~
Yaaaa, finally we are in holiday now, which is Lebaran, Happy Lebaran Day for all Muslim all over the world~~ *bagi ketupat dongggg~~~ #puppy eyes *

Haaaa, apakah siang yang panas ini harus diwarnai dengan aksi "anarkis" adikku terhadapku? Tentu tidak. Lebih baik saya jauhi saja dia, dan mungkin saya perlu jadi psikolog supaya bisa menyembuhkan gangguan dalam dirinya. Saya jahat kan? Tentu. Kureomnyo~
Tidak ada yang lebih jahat dibanding saya.

Ughhhh, dalam keadaan lapar saya malah menulis. Menahan lapar dengan tidak mudah. Maaf, saya emang bukan muslim, dan maaf bukan menggoda supaya kalian batal. hehehe

  • apakah Anda tahu mengapa saya menulis journal di blog?
Karena saya adalah seorang pelupa.
  • Mengapa menulis saat siang?
Karena pada malam hari, memori sudah over limit, jadi langsung dihapus dan ta-da~ lupa akan semua kejadian yang terjadi saat siang hari dan sebelum tidur.

obrolan gak penting di hari Senin siang.


Siapa aku dan siapa kau itu penting. Shakespeare salah, mengenai apa arti sebuah nama. Nama adalah pemberian orang tua dan tentunya itu berarti. Mungkin kalo Shakespeare namanya bukan "Shakespeare", mungkin orang tidak akan mengenalnya sebagai penulis naskah teater dan drama terbesar sepanjang abad. #meracau

Kenapa tidak ada yang pernah mengerti saya? Bahkan sudah dijelaskan pun tidak pernah mau mengerti. Sepertinya "ibu" salah memberi nasihat, atau memang "mereka" yang tidak pernah mau mencoba mengerti? Apa jawaban dari itu semua?

and I know I'll be happy if I leave them all. behind

Waspadalah!!

Supaya hal yang dialami Alm.Livia Pavita Soelistio, tidak terjadi lagi mohon untuk lakukan langkah langkah berikut :

1. Jangan pergi malam hari jika urusannya tidak terlalu penting atau bisa diwakilkan.

2. Selalu pergi bersama 2 orang atau lebih khususnya di malam hari.

3. Jangan naik angkutan umum di malam hari, minta supaya orang tua/saudara untuk menjemput jika belum bisa bawa kendaraan sendiri, disarankan membawa mobil untuk perempuan

4. Belajar teknik dasar membela diri atau membawa stungun/sejenisnya. (alternatif)

5. Selalu jaga komunikasi yang baik dengan keluarga dan teman.


Jika ada hal yang bisa ditambahkan silahkan komentar di notes ini.

Mohon untuk diposting sebagai post di blog/status/notes untuk disebarkan ke orang lain untuk kebaikan bersama.

Terima kasih


Sumber berita Alm.Livia P.S. :

http://www.detiknews.com/read/2011/08/23/131211/1709187/10/polisi-bentuk-tim-gabungan-usut-pembunuhan-livia?nd992203605

http://www.detiknews.com/read/2011/08/20/160728/1707482/10/polisi-duga-livia-kabur-karena-sering-dimarahi-ayahnya?nd992203605

http://www.detiknews.com/read/2011/08/23/163254/1709426/10/livia-tak-aktif-di-kampus-tapi-mahasiswi-pintar

http://ruanghati.com/2011/08/23/mayat-mahasiswi-binus-livia-pavita-soelistio-di-selokan-polisi-buru-teman-pria-korban/

http://www.facebook.com/pages/Dukung-Polisi-Tangkap-Pembunuh-Livia-Pavita-Soelistio/154891501260740


PS : posted from facebook.

28.8.11

Journal 7 : Unknown Person, Unknown Language

Mood : hancur!


Cih! Pagi-pagi udah ngangguin orang dengan miscall 6 kali! Apa sih mau lo "putri"??
gue gak kenal lo, lo gak kenal gue, jangan maksa ngajak kenalan, dan pagi ini benar-benar pagi yang bagus tapi tidak sejak gue angkat telpon lo dan lo ngomong kayak gue yang ngajak kenalan dan maksa nanya siapa nama gue? oh pleaseee, gue gak tau motif lo apa tapi yang jelas gue gak tau lo.

Ditambah, kenapa anak muda Indonesia sekarang suka me'lenceng'kan bahasa Indonesia menjadi bahasa yang sulit dibaca dan bikin sakit mata? ada-ada aja. Katanya ntu bahasa/huruf-huruf ribet nan bikin sakit mata disebut alay. Ya, alay, banyak sekali sekarang. oke, no offense saja, tapi penggunaan bahasa/huruf-huruf-untuk-membentuk-sebuah-kata ini (alay) ngga bikin kamu langsung jadi anak gaul sejagad raya.


aaaa. mulai deh gaya bahasa gue berubah jadi gue-elo. jujur, berarti kemarahan saya sudah memuncak.

27.8.11

Journal 6 : I HATE being sick.

I hate being sick!!!
why why??? and why it must be in holiday?? I wanted to enjoy it by traveling, and you flu! you came and ruined all my plan!!! I have planned that this morning I was going to Gramedia Atmo to buy some novels and a sosiologi book. T______________T

and remember to download song of Tropicana Slim jingle "Remember My Sweet Moments"
aaa.. I love to listen to ad jingle on TV. :D *before was Pocari's Youth Sweat Beautiful*

now thinking of something I don't know. wkwk.

26.8.11

Journal 5 : Which One?

Mood : Confused

What can I do if I'm confused? Just daydreaming although now is night time.
I hope I can erase this kind of feeling. This really doesn't make me feel okay. all I wanna do now is staring at the empty wall, quiet, and nothing to do. Just feel want to do nothing.

25.8.11

Journal 4.5 : Unpredictable

cont' from Journal 4

Actually, this all is unpredictable. We didn't expect to get to the Final, we didn't expect to win, because we have known that's really hard for us, adanya 'musuh' dari kubu sendiri, juga saat babak saving point, we didn't get to the highest rank. But we saved because of our paper.

For me, I was quiet nervous and pessimist to get to Semi Final, our school just sent 2 teams and another team's members are quite skillful. We were nothing, I thought.

We made it!
For our-not-serious, haha-hihi things, gossiping, we made it to the Final. and what is more, we even didn't prepare for our presentation. Muwahahahahhaha. Hanya bermodalkan mulut manis dan senyum, kami presentasi. Gugup, jelas.

Rasa ragu buat jawab ituu selalu muncul kecuali kami yakin dan soalnya mudah. Hehehe. Yaaa. lumayan sih milih soal amplop B, tapi kayaknya C selalu mudah ya. haaaa... firasat saya kurang kuat, harus dilatih nih *ganyambungbanget!*.

Mungkin nyotang adalah salah satu keahlian kami bertiga. wkwk.
Hidup nyotang! *lho?* --> jangan ditiru jika kamu bukan anak baik *plak*

PS : saya merasa senang. senang karena menang, senang karena bisa mengalahkan seseorang kali ini. dia seorang sahabat, tapi saya jadiin rival, untuk memotivasi saya. :) walopun ga ada leganya sama sekali. wkwk. ;)

PS (2) : thanks to STIE MUSI for the trophy and of course the money, although we didn't get much money (i can't say the reason), but we really appreciated it for it's the first time we joined APATHIQ (Application of Mathematic Economy Quiz) *if I'm not mistaken* and of course APATHIQ is the first time to be held by MUSI. ;P

Journal 4 : I CAN'T BELIEVE THIS!


What a coincidence. That I write this post on my Journal 4 when our (economic) team's number is 4! 4 is our lucky number, guys!

Really really, I can't believe to what happened to us! We won a competition (got the 1st place) which we didn't take it seriously! Oh my Gosh!!! Cubit pipiku!!! XD

Mood : I'm very happyyyyyyyyyy today~~~


Kenekatan itu berbuah keberhasilan! Hahahaha. Tentu saja yang paling berjasa dan mengantarkan kami semua ke kemenangan itu teman saya yang 'selengean'. Sebut saja dia DB. wkwk. Sumpah, yang paling 'mengesankan' adalah kita smua mempertaruhkan seluruh nilai. Hal yang riskan namun ga nyangka, pas jawab pertanyaan, nyotang, kita menang. Can say nothing. :|
speechless. But really, that's LOL-ing. hahahaha. Kita dikatain kelompok paling nekat!! *harus bangga, jadi terkenal pula*
Mungkin saya harus belajar nekat mulai dari sekarang, tentunya dengan berbagai strategi.

"Walopun kita pertaruhin sedikit, tetep aja berkurang, dan belom tentu klo kita jawab bener bakal jadi juara 1 di pertaruhan. Jadi sekalian aja semuanya dipertaruhin. Toh, kalo kalah kurang juga, klo menang jadi 2 kali lipat kan?"-DB*

*diedit seperlunya dari ucapan asli

Just admit it, that we're REALLY CRAZY at that time!
penuh cotang-cotangan, dan menang!! CAN'T BELIEVE THIS, GUYS!!

:D

WE ARE THE CHAMPION~~ *sing*

Congratz to us! A.M, D.B, M (for becoming the best score at saving point)!!
Keep spirit high!

24.8.11

Journal 3 : I Miss Him

who am I missing for?
just missing his voice
his message to give me courage so that I could through any hindrance.
wish you called me this time
but I knew I couldn't tell him this.
Because I'm just a coward
a coward who always like him.

Journal 2 : Kacauuuu

Mood : amburadul.

Yaaaaaaaaaaa, buat 2 jurnal dalam 1 hari. bolehkah? Boleh donggg. kan yang nulis saya :P
Ya, sebenernya ni lagi belajar buat lomba, dan entah mengapa segala kegundahan hati cuma bisa dituangkan lewat kata-kata dan blogging. Saya bingung, pengen serius, pengen menang, tapi ga yakin.

eottohke?

Journal 1 : Today is not A Day

Mood : Galau


yaaa... jadi ngikutin pake journal-journal. yaaa, kayaknya menarik. yang namanya journal pasti isi keseharian author kan? naa, pengen buat kayak gitu aja.

Today is not A Day. Full of emotion, I don't know which one, but I feel soooo 'lesu'. Don't feel good. Everything just ruined. And always asking "what I really want?" cih! like I'm still a kid, but yes I'm still confused.

Hari ini, keadaan membingungkan, bingung untuk marah, bingung untuk komentar, bingung untuk menyukai, bingung untuk ngomel, bingung untuk apa?

Dan hari ini terasa galau. Apa yang aku pikirkan? Apa yang aku khawatirkan, semuanya tidak jelas. Everything is mixed up.

Jelasnya, bahwa aku tidak bisa mengatur waktuku untuk menyelesaikan satu hal dan hal lainnya. Membuatku bingung harus memulai darimana dan kapan.

Bagaimana caranya supaya tidak bingung? Bingung juga. :(

23.8.11

Change Background~

Did u see that?? I changed it~ from gloomy purple became sunny road. It was taken from Kimi ni Todoke season 2 if I'm not mistaken. my friend gave it to me. But I haven't watched the anime version. I'll download it later. :D

About my blog. You know what, if you want to see the quote's side, and wanna know another quote, just refresh the page, and ta-da~ they change to another quote. I found it just now, when I didn't suppose to refresh the page. hehehe.


---------------------------------------------------------------------------------------------------

maybe for more information, I'll add it later. see ya. :)

PS : yawn, i spent so much money that I can't afford it. huft. hope that i'll get much luck this month.

Refleksi OSPEK di PTN/PTS se-Indonesia

just RE-POST this from my senior's facebook, Prima Bintang



Catatan ini diposting bukan sebagai ungkapan kecemburuan terhadap penyelenggaraan orientasi penerimaan mahasiswa baru disetiap perguruan tinggi, akan tetapi sebuah bentuk keprihatinan saja terhadap melencengnya tujuan dan maksud penyelenggaraan orientasi itu sendiri.

Kita semua tahu, hampir di seluruh kampus di Indonesia setiap tahun akademik baru di warnai dengan ritual tahunan bernama OSPEK atau nama lain yang sejenisnya. Ritual tahunan yang konon katanya sebagai kegiatan untuk mengenalkan mahasiswa baru terhadap kampus tercinta dari tahun ke tahun penyelenggaraannya semakin nyeleneh aja. Lebih banyak di warnai aksi “mempermainkan” mahasiswa baru dengan hal-hal aneh oleh kakak senior. Alasannya sich, untuk membina mental mereka.

Udah jadi rahasia umum, OSPEK hanya di jadikan ajang cari tampang alias tebar pesona senior ke yunior ( walaupun gak semuanya). Banyak Maba di “paksa” bikin surat cinta ke senior, plus acara “penembakan” di depan umum pula. Tak heran banyak senior yang mengincar dan menargetkan adik yunior mana yang akan di pacari selanjutnya. Bahkan setelah berakhirnya OSPEK, banyak yang jadian.

OSPEK juga identik dengan “ngerjain” alias ngejahilin para yunior. Dengan berbagai macam dandanan aneh bin nyeleneh yang bikin orang malu abiz. Mulai dari berpakaian compang camping seperti gembel dadakan, telur mata sapi melirik, dan beberapa permintaan aneh yang harus di turuti setiap harinya. Alasannya supaya Maba makin kreatif dan momen seperti ini gak mudah terlupakan. Gak masuk akal kan…apa kagak ada cara lain lagi?

OSPEK juga identik dengan kekerasan, penyiksaan, balas dendam kakak kelas. Dah gitu mereka bikin acara bentak-bentak atau marah dengan prinsip “ Pasal Satu : SENIOR GAK PERNAH SALAH, Pasal Dua : JIKA SENIOR SALAH, KEMBALI KE PASAL SATU” ( He…he…bego banget kan). Dengan bentak-bentakan, mereka menganggap bisa merubah mental “tempe” atau “krupuk” si yunior jadi mental “baja”. Bahkan main kekerasan turut mewarnai demi menunjukkan hegemoni kakak senior. Kan hal kayak gini sempet terjadi di salah satu kampus. Sang Maba bukannya masuk skul, ehh..malah masuk kubur!!! . mau tidak mau, mahasiswa baru lain terpaksa bungkam karena takut kena marah.

Bagaimana sistem pendidikan di indonesia mau baik, lha wong mahasiswa-nya sendiri pun masih menerapkan cara-cara kuno. Mahasiswa teriak-teriak demo sana demo sini menuntut sistem pendidikan, pendidikan murah, dsb, tapi sungguh sangat ironis, mahasiswa sendiri tidak konsekuen.

1. OSPEK hanya melestarikan budaya feodal dengan mewajibkan para peserta untuk menghormati paksa senior dan menuruti segala kehendak senior. Hanya terkesan memuaskan para senior yang 'sok gila kuasa' dan menganggap rendah status mahasiswa baru tak lebih sebagai budaknya.

2. Pelaksanaan OSPEK selama ini yang bermaksud menanamkan kedisiplinan dengan hukuman dan bentakan hanyalah sebuah bentuk militerisasi dalam kampus. Ini adalah bentuk KEMUNAFIKAN mahasiswa yang katanya anti militerisme dalam kampus tetapi malah melestarikan militerisme dari waktu ke waktu.

3. Penanaman nilai-nilai baru dalam waktu yang singkat dan dalam tekanan adalah sangat TIDAK EFEKTIF ditinjau dari faktor psikologi. Mahasiswa yang tidak tidur ataupun kelelahan karena mengerjakan setumpuk tugas tidak memiliki kesiapan maksimal untuk menerima informasi baru.

4. Pembuatan aneka atribut yang aneh-aneh merupakan suatu pemborosan uang dan waktu semata, tak sebanding dengan nilai-nilai yang ditanamkan dalam serangkaian aneka atribut tersebut.

5. Thorndike, seorang ahli psikologi pembelajaran menyatakan bahwa hukuman tidak efektif untuk meniadakan suatu perilaku tertentu. Begitu halnya dengan hukuman dan sanksi pada OSPEK tidak akan efektif membuat seorang mahasiswa untuk menghilangkan perilaku-perilaku buruknya.

6. Kekuasaaan sangat dekat dengan kekerasan, maka tak heran jika panitia yang memiliki wewenang dan derajat lebih tinggi dari mahasiswa baru akan melakukan kekerasan baik fisik maupun psikis kepada mahasiswa baru.

7. Tak dapat dipungkiri bahwa terkadang OSPEK merupakan sarana balas dendam bagi senior atas perlakuan kakak kelas yang mereka alami pada waktu dulu. Rasa dendam akan selalu muncul dalam segala perlakuan yang menyakitkan, namun berhubung OSPEK adalah sesuatu yang dilegalkan sehingga kesempatan membalas hanya mungkin dilakukan pada OSPEK tahun berikutnya.

8. OSPEK memang terbukti mengakrabkan para mahasiswa, namun proses keakraban pada mahasiswa akan terjadi dengan sendirinya ketika mahasiswa mulai beraktivitas dalam kampus tanpa perlu dipaksakan dalam suatu penderitaan.

9. Setiap orang memiliki kerentanan psikologis yang berbeda-beda, sehingga hukuman yang serampangan ataupun perlakuan yang menekan mental pada OSPEK dapat menimbulkan suatu TRAUMA PSIKOLOGIS tersendiri bagi beberapa orang. Trauma ini pada akhirnya akan menimbulkan abnormalitas kejiwaan seseorang.

10. Kenangan dalam OSPEK hanya menciptakan romantisme tertentu ketika diceritakan beberapa waktu setelah OSPEK, namun tentunya setiap orang tidak ingin mengalami OSPEK untuk beberapa kali lagi. Ini merupakan bukti bahwa setiap orang tidak menginginkan OSPEK terjadi lagi dalam hidup mereka.

I'm back in August not December

Sudah lama banget saya vakum dari dunia blogger. Dan tersadarkan setelah membaca novel Khokkiri dari Lia Indra Andrianna, bahwa menulis blog itu seperti jurnal harian kita sendiri, tidak harus mengikuti tuntutan sekarang dimana harus membuat blog yang menarik peminat yang melihat.

Mood : galau
Eotteohke?? saya sedang bingung sekali, Kamis ada lomba, dan saya sendiri kurang persiapan. Mana lagi ini lomba tim. Kalau saya kurang siap, then they will blame on me. ooo, I hope I can do more than I would do. aaa, saya mulai pesimis lagi. huwaaa...
and what's more? Kehidupan percintaan bukan bagian dari diriku. hahaha. realize that it's not kind of thing I would easily get.

Keuangan : kacauuuuu...
bokek sekali bulan ini. banyak pengeluaran. hikz. mana yang ultah banyak! ya ampunnn,. sampe bingung mau kasih kado apaan. boneka biasa aja, buku ga tau suka apa kagak, baju? ukurannya apa?, kue ultah? yaa situ uda punya kenapa mesti kasih lagi... bingung deh

Masa Depan : ragu...
mikirin mau kuliah apa. ragu. dari pariwisata, dinasihatin ma guru BK kamu leih cocok di psikologi, but I don't know. sebenernya psikologi itu pilihan keduaku setelah pariwisata at first. but now, katanya aku akan lebih baik di psikologi *bukan lebih sukses*

Buku : Khokkiri. by Lia Indra Andriana
tadi malem kebawa mimpi gara-gara selesai baca buku ini. haduhh. banyak sekali orang yang muncul dan tak kukenal. tiba-tiba Jang Geun Seok muncul! hyaaaaaaaa~ bingung juga sebenarnya. soalnya ngarepin Khunnie atau Kyuhyun. :P